Selasa, 09 Agustus 2011

Pancaran Hijau di Balik Gulita si Batu Kresna


Kresna adalah salah satu tokoh dalam cerita "Mahabarata". Beliau terkenal dengan kebijaksanaan dan pengetahuannya yang luas akan hidup dan kehidupan. Beliau juga dipercaya sebagai titisan Dewa Wisnu yang turun ke dunia untuk menyelamatkan umatNya dari kegelapan yang lebih dikenal dengan istilah "Awatara". Dalam kisah Mahabarata beliau tidak hanya berperan dalam membantu Pandawa menegakkan kebenaran dalam perang baratayuda tetapi juga mewahyukan sambda suci dalam percakapannya dengan Arjuna yang lebih dikenal dengan Bagavad Gita. Bagavad Gita adalah nyanyian Tuhan yang mengandung rahasia kebenaran sejati kehidupan dan ajaran darma.
Dalam kehidupan sehari-hari mahabarata lebih banyak diceritakan kepada generasi penerus melalui seni yang salah satunya adalah seni pewayangan. Dalam pewayangan Sri Kresna digambarkan dengan rupa dan warna yang khas yakni warna hijau. Hijau merupakan warna yang melambangkan kewibawaan, kebijaksanaan dan keagungan.
Identiknya Sri Kresna dengan warna hijau menyebabkan seringkalinya orang mengaitkan atau bahkan menamakan sesuatu dengan nama Kresna. Salah satunya adalah berkaitan dengan nama batu permata yakni batu kresna. Bahkan salah satu permata yang terkenal khususnya di Bali diambil dari nama Sri Kresna yakni batu Kresna Dana. Konon kabarnya permata ini sangat langka dan memiliki berbagai khasihat bagi yang memilikinya.
Batu kresna merupakan salah satu permata alam yang memiliki ciri khas berwarna hitam gelap. Namun, permata ini  memiliki keistimewaan yakni tembus cahaya dan apabila disinari maka warna hitam gelap akan berubah menjadi berwarna hijau. Kadangkala juga tidak hanya muncul warna hijau tetapi  terdapat sedikit pancaran warna lainnya, sehingga banyak pula orang mempercayai bahwa batu kresna dana yang terkenal itu. Permata ini sangat indah dan cocok digunakan sebagai batu cincin, liontin maupun untuk koleksi. Permata jenis ini khusus untuk di Bali masih sangat sulit ditemukan sehingga keberadaannya di pasaran masih langka. Saat ini, batu kresna hanya bisa diperoleh di daerah Unggahan Kec. Busungbiu-Buleleng tepatnya di salah satu bukit yang namanya "bukit celebung" sehingga di pasaran biasanya orang menyebut batu ini dengan nama batu celebung. berikut ini kami tampilkan beberapa foto mengenai batu kresna.

batu kresna tampak berwarna hitam legam

Pancaran warna hijau dari batu kresna "celebung"

Warna hijau perlambang kebijaksanaan Sri Kresna

 Batu kresna sebelum disinari


Setalah disinari terlihat perbedaan warna

2 komentar: